Facebook

header ads

Tidak Perlu Dipaksa Percaya



Keburu Basi - Tulisan ini sebenarnya bertujuan hanya untuk menguraikan kepusingan saya menghadapi hari-hari yang begitu tak menentu. Arah pikir mulai tak terarah, makin rancu dan sulit dipahami. Tujuan utamanya ya hanya untuk saya sendiri saja. Seandainya nanti berguna bagi yang baca ini ya monggo diambil yang baiknya saja. namanya juga tulisan orang bingung mohon dimaklumi. 

Semua orang hari ini masih gaduh dengan adanya covid-19 yang menghiasi dunia nyata maupun dunia khayal manusia. Lha ya khayal saya sebut karena banyak orang yang berkhayal diluar fakta dari covid-19. Banyak hoax atau berita palsu yang beredar dipasaran mungkin lebih banyak daripada handsanitizer dan masker. Masalahnya orang tetap banyak yang percara berita palsu tersebut dan meyakininya dalam hati.
"Ya namanya juga percaya, apa salah kalau orang mau percaya?"
Kalau ditanya seperti itu saya pun hari ini bingung harus jawab apa. Apalagi kalau dia pun tidak menahu, tidak punya ilmunya, tidak pernah bertemu hal yang serupa sebelumnya atau juga dia hanya ikut-ikutan kebanyakan orang yang ada di lingkungannya. Lah ya namanya gak tau. Begitu pula sebaliknya toh. Mau gak percaya juga itu sebabnya sama. Nah sekarang tinggal siapa yang mampu buat orang-orang ini percaya atau gak percaya. Tapi ribet juga kalau mikirnya kayak gini.

Kalau dipikir-pikir, untuk percaya itu butuh belajar ya. Kita butuh belajar hal-hal yang berkaitan dengan suatu hal yang akan kita percayai. Ya dengan pengalaman kita dan sumber-sumber lain. Tapi bukannya untuk tidak percaya juga seperti itu?
Percaya gak percaya berarti ya kembali kepada diri kita sendiri. Butuh untuk percaya atau untuk tidak percaya. Bisa jadi juga gak perlu "butuh" tapi cuma ingin percaya atau ingin gak percaya. Memanglah kita yang memutuskan. Pilih yang terbaik menurut diri kita. Menurut teori D Masiv, "Tak ada manusia yang terlahir sempurna, Kita pasti pernah dapatkan cobaan yang berat"(Apasih???)
Bawa-bawa kata benar dan salah dalam tulisan ini rasanya ragu, apalagi ini tulisan juga sedang saya tulis dalam keadaan yang gagu akan keadaan. Ya yang penting keputusan kita dalam mengambil keputusan untuk percaya atau enggak itu tidak merugikan diri kita sendiri maupun merugikan orang lain. Ya dalam menghadapi keadaan yang terjadi saat ini ya kita sesuaikan dengan lanjutan lirik D Masiv tadi, "JANGAN MENYERAH.. JANGAN MENYERAH".

Posting Komentar

2 Komentar

  1. 😂😂😂 aku yo mumet, yang penting tetep semangat mas 💪💪

    BalasHapus