Untuk
A,
Dariku
yang seusia denganmu
20
Tahun lalu, adalah tahun ketidaktahuannmu
Tanpa
kau ketahui
Tanpa
kau minta
Tanpa
kau mau
Kau
telah mendapatkan pilu,
Kepiluan
atas mereka yang memanfaatkan tingkah lugumu
Luar
biasa mengerikan jika mampu kau ingat semuanya
Mendengar
masa anak-anakmu yang dihantui tragedi
Buat
dahiku berkrenyit
Untuk
A
Yang
memendam kisah 17 tahun lamanya
Yang
mengabaikan emosi 17 tahun lamanya
Yang
mengalami kegelisahan 17 tahun lamanya
Yang
kebingungan mencari sebuah kepingan, yang hilang dalam ingatan
Untuk
A
Untuk
A yang tak bisa menyampaikan utuh sebuah cerita
Please,
berhentilah mencari ketidaklengkapan fakta
Please,
berhentilah menebak,
“aku
kenapa?” “kenapa itu terjadi padaku?”
Untuk
A, 17 tahun lalu ...
Hai
adik cantikku, apa yang sedang kau cari?
Apa
itu sebuah memori
Hai
Adik cantik ...
Ketidakampuan
manusia mengingat di masa balita
Adalah
hadiah bagimu, adalah hadiah bagi masa depanmu
Hadiah
karena kau tak mengingat berbagai kengerian kakak itu
Untuk
A,
17
tahun lamanya kau memendam
3
tahun lamanya triger itu muncul dan terus timbul tenggelam
Untuk
A yang saat ini,
kau
telah mampu menghadapi ketidakberdayaanmu
Kau
mampu berdamai dengan puzzle ingatan yang tak mampu kau rekam
LUPA,
lupamu adalah berkah yang mempercepat pemulihanmu
Dan
lupamu adalah caramu mengatasi segala ketakutanmu
Untuk
A, 20 tahun kemudian
Untuk
A, yang saat ini kutemui saat ini
Memahami
peranmu
Memahami
peranku
Peran
kita semua di dalam ruang kecil itu
Buatku
tahu
Prosesmu,
prosesku
Sering buatku tersenyum haru(Ini bukan puisi, ya gengs)


0 Komentar