Tuhan saja sudah mengatakan "akan Aku beri sedikit rasa cemas, takut, khawatir dan hendaknya kamu bersabar, karena sesungguhnya orang yang beriman adalah orang yang bersabar." Semua orang pernah merasakan cemas. Tetapi tak sedikit dari kita hanya mencari-cari alasan untuk mengabaikan rasa cemas tersebut. Nyatanya cara tersebut justru akan mengundang cemas kembali hadir, bahkan akan lebih sering hadir.
![]() |
| google.com |
Yang patut diperhatikan ketika merasa cemas adalah bukan terburu-buru mencari cara agar rasa cemas itu hilang.
Terima saja bila merasa cemas, coba tarik nafas, istighfar sambil rasakan betul-betul rasa cemas yang hadir, coba fokus pada dirimu untuk rileksasi tubuh.
Ajak dirimu berdialog, tanyakan mengapa cemas, apakah perlu cemas, sampai kapan mau cemas, dan sampaikan pada cemas kalau dirimu sudah tak membutuhkan dia hadir. (Diterima-> ajak berdialog/negosiasi-> persilakan untuk pergi)
Kamu jauh lebih kuat dari pada energi cemas tersebut. Memang tidak mudah melalui proses itu, semua orang akan berusaha semaksimal mungkin untuk berdamai dengan cemas.
Bila dirasa dirimu sudah sangat mencoba, tetapi masih saja merasakan cemas hebat. Itu pertanda kamu membutuhkan bantuan orang lain, jangan segan untuk berbagi dan meminta bantuan. itu keputusan yang sangat tepat dari pada kamu abaikan rasa cemas tersebut.
Kamu tidak sendiri🤗
Tuhan ciptakan kita untuk saling membantu🤗
by Laely Sayly (@seriussquad)


0 Komentar